Log in
A+ A A-

Menulis dan Memoles Riwayat Hidup (Curriculum Vitae)

Seorang gadis mengetik dengan laptop Seorang gadis mengetik dengan laptop

CV dilampirkan tepat setelah Surat Lamaran Pekerjaan. Sama halnya dengan surat lamaran, CV pun sebaiknya dipoles semenarik mungkin guna mendapatkan perhatian lebih dari perusahaan. Kita tidak dapat memungkiri bahwa ada sekian banyak dokumen lamaran yang diterima oleh perusahaan. Tidaklah berlebihan bila kita berpikir bahwa persaingan mendapatkan pekerjaan mungkin sudah dimulai sejak mengirimkan lamaran.
Berikut adalah trik menulis sekaligus memoles CV supaya tampak lebih menarik dan elegan.

Isi CV
Konten dalam CV terdiri dari beberapa bagian:
Data Pribadi
Pada bagian ini, pelamar mencantumkan nama,tempat tanggal lahir, alamat, no telp, dan alamat email.
Beberapa perusahaan memberikan perhatian pada alamat email sebagai bentuk keseriusan dan profesionalisme kita sebagai pelamar. Saat mencantumkan alamat email, pastikan alamat tersebut merepresentasikan diri dengan baik. Misalnya menggunakan nama lengkap kita sebagai alamat email. Bila kita menggunakan alamat email dengan kata-kata yang tidak biasa (misalnya: This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.), perusahaan bisa saja menganggap kita kurang serius dalam melamar. Meski ini tidak berlaku untuk semua perusahaan.

Riwayat Pendidikan
Pelamar menuliskan kualifikasi pendidikan secara urut. Biasanya, urutannya dimulai dari tahun terbaru ke tahun-tahun terdahulu. Jangan lupa untuk menuliskan nama wilayah tempat pelamar menuntut pendidikan. Pelamar dapat memberikan catatan terkait prestasi selama belajar atau rata-rata nilai ujian akhir.

Daftar Organisasi dan Pelatihan/Kursus
Bila pelamar memiliki pengalaman berorganisasi, baik itu organisasi santai maupun serius, tuliskan juga di CV. Pengalaman tersebut akan menunjukkan bagaimana pelamar berusaha aktif menumbuhkan kemampuan-kemampuan lain, seperti bersosialisasi, bekerja dalam tim, dan lain-lain, di luar kemampuan akademik di sekolah. Demikian juga pelatihan/kursus. Dari daftar pelatihan/kursus yang dicantumkan oleh pelamar, perusahaan akan melihat keinginan belajar yang kuat dari pelamar untuk menguasai keterampilan di luar pendidikan formalnya. Jangan lupa mencantumkan berapa lama mengikuti pelatihan/kursus.

Daftar Pengalaman Kerja
Tuliskan dengan detail nama perusahaan tempat pelamar pernah bekerja, posisi, dan berapa lama di sana. Bila atasan Anda berkenan, mintalah nomor telepon atau alamat email yang bisa dihubungi untuk referensi kepada calon perusahaan yang sedang Anda lamar.

Foto
Usahakan ada foto pribadi di setiap halaman depan CV. Pilihlah foto yang formal dan resmi, bukan foto gaya atau narsis. Sebaiknya pelamar memakai kemeja polos atau bermotif sederhana. Dan terpenting adalah berfotolah saat sedang dalam mood baik. Suasana hati yang baik akan membuat penampilan lebih menarik dan positif.

Tampilan
Untuk membuat CV yang resmi, ketiklah dengan menggunakan jenis font yang standar penulisan, seperti Times New Roman 12 atau Arial 11. CV dapat didesain menggunakan lay out yang resmi dan sederhana. Namun, bila melamar untuk posisi yang terkait bidang seni, tidak ada salahnya menciptakan desain lay out yang artistik. Terakhir, cetaklah CV menggunakan kertas HVS yang agak tebal dan tinta yang jelas dan bersih. 

Last modified onFriday, 27 March 2015 06:10

Leave a comment

Make sure you enter the (*) required information where indicated. HTML code is not allowed.